Connect With Us

11 September 2009

Bikin Kaligrafi Arab Dengan Corel Draw

0 komentar
Dulu, sewaktu masih sekolah menengah, pernah ikut lomba menggambar kaligrafi Arab di kantor kepala desa Sidoagung, Godean. Nggak nyangka, dapet juara ke 2. Salah satu hadiahnya adalah buku panduan menulis kaligrafi Arab dalam aliran Riq’ah. Sejak itu, jadi tertarik untuk belajar menulis kaligrafi Arab secara benar. Pena yang digunakan, hanya sumpit berbahan bambu yang ujungnya dipotong pipih miring. Ujung pena itu dicelupkan ke tinta bak (dulu nyebutnya tinta cina) dahulu, baru digunakan untuk menulis. Pertama kali belajar menulis dengan cara itu, rasanya sulit betul untuk melenggak-lenggokkan ujung pena agar dapat membentuk karakter huruf Hijaiyah (huruf Arab) sesuai dengan pakemnya. Yang paling susah adalah menarik garis lurus sambil memutar ujung pena untuk membentuk ujung/ekor huruf yang datar meruncing. Biarpun lama - lama jari dan pergelangan tangan bisa juga bergerak sedikit luwes, sampai sekarang tetap merasa susah untuk membentuk

ujung huruf yang datar meruncing. Ni tangan dah kebanyakan dosa ‘kali ya.. :-) Meski begitu, sempat juga mempelajari 3 aliran penulisan kaligrafi Arab (Riq’ah, Diiwani, Tsulutsi) meskipun nggak dalem - dalem amat. Setidak - tidaknya, kalau di suatu tempat menjumpai hiasan kaligrafi Arab yang ditulis dengan pakem tersebut, saya bisa langsung mengenalinya.
Ketika pada pertengahan tahun 2002 saya mulai mengenal komputer dan menemukan salah satu tool dalam Corel Draw yang dapat digunakan untuk membuat kaligrafi (calligrapher pen tool), maka saya pun coba - coba membuat kaligrafi Arab dengan menggunakan tool tersebut. Tapi, ternyata ada manuver pen yang tidak dapat saya lakukan, yaitu menggores sambil memutar ujung pen untuk membentuk ekor huruf yang meruncing. Jadi, terpaksa harus mengedit - edit dengan curve editor tool. Meski begitu, hasilnya (menurut saya) lumayan juga. Bahkan membuat kaligrafi dengan cara ini punya kelebihan yang menyenangkan, susunan / penataan huruf - hurufnya dapat diatur ulang sekehendak kita sehingga dengan satu kali penulisan kaligrafi, kita dapat menghasilkan beberapa bentuk susunan huruf.

Leave a Reply